Lilypie First Birthday tickers

Lilypie - Personal pictureLilypie First Birthday tickers

Selasa, 10 Mac 2009

Surat sayang dari ALLAH S.W.T

> Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan
> berharap engkau akan berbicara kepada KU,
> walaupun hanya sepatah kata meminta
> pendapatKU atau bersyukur
> kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam
> hidupmu hari ini atau kemarin .....
>
> Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan
> diri untuk pergi bekerja .......
> AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU
> tahu akan ada
> sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKU,
> tetapi engkau terlalu sibuk ........
>
> Disatu tempat, engkau duduk disebuah kursi selama lima belas
> menit tanpa melakukan apapun. Kemudian AKU
>
> Melihat engkau menggeerakkan kakimu. AKU berfikir engkau akan
> berbicara kepadaKU tetapi engkau berlari ke telephone dan
> menghubungi seorang teman untuk mendengarkan kabar terbaru.
>
> AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU
> menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua kegiatanmu AKU
> berfikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu
> kepadaKU.
>
> Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang
> sekeliling, mungkin
> engkau merasa malu untuk berbicara kepadaKU, itulah sebabnya
> mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu.
> Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat
> beberapa temanmu berbicara dan menyebut namaKU dengan lembut
> sebelum menyantap rizki yang AKU
> berikan, tetapi engkau tidak melakukannya ......
> masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan
> berbicara kepadaKU, meskipun saat engkau pulang kerumah
> kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan.
>
> Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV, engkau
> menghabiskan banyak waktu setiap hari didepannya,
> tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara yg
> ditampilkan. Kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau
> menonton TV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau
> tidak berbicara kepadaKU .........
>
> Saat tidur, KU pikir kau merasa terlalu lelah.
> Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu,
> kau melompat
> ketempat tidur dan tertidur tanpa sepatahpun
> namaKU, kau sebut.
> Engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu.
>
> AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari.
> AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar
> terhadap orang lain. AKU sangat menyayangimu,
> setiap hari AKU menantikan sepatah
> kata, do'a, pikiran atau syukur dari hatimu.
>
> Keesokan harinya ....... engkau bangun kembali dan kembali AKU
> menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberiku
> sedikit waktu untuk menyapaKU .......Tapi yang KU tunggu
> ........ tak kunjung tiba ...... tak juga kau menyapaKU.
> Subuh ........ Dzuhur ....... Ashyar ..........
> Magrib ......... Isya dan Subuh kembali, kau masih mengacuhkan
> AKU .....tak ada sepatah kata, tak ada seucap do'a, dan tak
> ada rasa, tak
> ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepadaKU .........
>
> Apa salahKU padamu ...... wahai UmmatKU?????
> Rizki yang KU limpahkan, kesehatan yang KU berikan,
> harta yang KU relakan, makanan yang KU hidangkan, anak-anak yang
> KUrahmatkan,
> apakah hal itu tidak membuatmu ingat
> kepadaKU ............!!!!!!!
>
> Percayalah AKU selalu mengasihimu, dan AKU tetap
> berharap suatu
> saat engkau akan menyapa KU, memohon perlindungan
> KU, bersujud
> menghadap KU ....... Yang selalu menyertaimu setiap
> saat ........
>
> Note: apakah kita memiliki cukup waktu untuk
> mengirimkan surat ini kepada orang2
> yang kita sayangi???
> Untuk mengingatkan mereka bahwa segala apapun
> yang kita terima hingga saat ini, datangnya
> hanya dari ALLAH semata

Tiada ulasan: